REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama menyatakan remaja masjid memiliki peran strategis dalam mengatasi problematika keumatan, terutama problematika generasinya. Menurutnya, melalui remaja masjid, kekosongan peran orangtua dalam mendidik nilai-nilai keagamaan, dapat terisi. Keberadaan remaja masjid, katanya, jangan sampai dipandang sebelah mata, tapi harus mendapatkan pengakuan dan bimbingan supaya peran mereka dalam menangkis perilaku-perilaku negatif dapat berjalan. Dia mendorong, remaja masjid untuk mengambil peran lebih besar dalam masalah-masalah sosial, seperti kemiskinan, kebodohan, buta huruf, narkotika dan lainnya. Dengan begitu, remaja masjid bisa menjadi solusi mengatasi kegalauan remaja yang masih mencari jatidiri.
Source: Republika March 24, 2018 06:33 UTC