Perdagagangan rempah dinilai bisa menyasar pasar non-mainstream. Kedatangan negara-negara barat dalam jual beli rempah itu akhirnya menghasilkan jalur perdagangan yang dikenal sebagai jalur rempah. Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Bidang Sosio-Antropologi, Tukul Rameyo Adi menjelaskan, penghidupan kembali jalur rempah ini memang tengah diusulkan kepada pemerintah. Nantinya, perdagagangan rempah bisa menyasar pasar non-mainstream. Dengan terus melakukan inovasi, Tukul mengatakan, rempah juga memiliki potensi dalam pengembangan pariwisata tanah air.
Source: Republika March 21, 2019 00:22 UTC