Djarot mempertanyakan apa maksud dan tujuan terhadap pembakaran karangan bunga yang diberikan oleh warga Jakarta sebagai bukti terima kasih kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot itu. Padahal aksi May Day atau Hari Buruh Internasional bisa berjalan dengan kondusif tanpa harus diwarnai dengan pembakaran karangan bunga. Djarot menambahkan, karangan bunga bekas saja masih bisa dihargai antara Rp 25 ribu sampai Rp 50 ribu. Apalagi karangan bunga itu waranya sudah pudar, bunga yang menghiasinya pun telah layu, ditambah beberapa tulisan-tulisannya pun telah copot. Lewat pengeras suara dia pun meminta rekan-rekannya dari buruh mengumpulkan karangan bunga dan membakarnya.
Source: Jawa Pos May 02, 2017 04:30 UTC