REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Upaya mendorong kemandirian obat nasional berbasis kekayaan hayati Indonesia terus diperkuat melalui pengembangan fitofarmaka. PT Dexa Medica menjadi salah satu pelaku utama dalam pengembangan segmen ini. Direktur Utama Dexa Medica, V. Hery Sutanto, mengatakan bahwa pengembangan fitofarmaka bukan sekadar inovasi produk, melainkan bagian dari kontribusi strategis untuk memperkuat kemandirian obat nasional. Sejalan dengan itu, Business Development and Scientific Affairs Director Dexa Medica, Prof. Raymond Tjandrawinata, menegaskan bahwa riset fitofarmaka sejak awal diarahkan untuk menjembatani kekayaan alam Indonesia dengan standar ilmiah modern. Dalam momentum peringatan 25 tahun BPOM, Dexa Medica turut menerima BPOM Achievement Award 2026 dalam kategori Pelopor Produsen Fitofarmaka Terbanyak di Indonesia.
Source: Republika February 02, 2026 17:31 UTC