Riset: Orang yang Jalannya Lambat Rentan Kena Serangan JantungIlustrasi serangan jantung. TEMPO.CO, Leicester - Hasil riset terbaru soal penyakit jantung terbaru diterbitkan dalam European Health Journal edisi 21 Agustus 2017. Mereka mengungkap, orang yang berjalan lambat berisiko meninggal lantaran penyakit jantung sekitar dua kali lipat ketimbang mereka yang berjalan cepat. Tim yang dipimpin Tim Yates, peneliti kardiovaskular dan diabetes, ini juga melakukan uji laboratorium untuk mengetahui tingkat kebugaran peserta. Tapi yang paling relevan dan terkait dengan penyakit jantung adalah kecepatan berjalan yang lambat menunjukkan Anda memiliki kebugaran fisik rendah," ujar Yates, seperti dikutip dari laman berita Live Science.
Source: Koran Tempo August 31, 2017 23:26 UTC