Washington, Beritasatu.com - Rudolph W Giuliani atau Rudy Giuliani, Kuasa Hukum pribadi Presiden Donald Trump, menolak panggilan DPR AS untuk memberi keterangan di Komisi Pengawasan Intelijen, Selasa (15/10/2019). Melalui surat yang disampaikan pengacaranya, Jon Sale, kepada DPR AS, Rudy Giuliani juga menolak menyerahkan dokumen-dokumen yang diduga terkait dengan upayanya menekan pemerintah Ukraina sesuai permintaan Donald Trump untuk menyelidiki Hunter Biden, putra dari Joe Biden. Faksi Demokrat yang menyelidiki Donald Trump, dan bahkan beberapa pejabat Gedung Putih, mencurigai Rudy Giuliani menjalankan kebijakan luar negeri bayangan di luar Departemen Luar Negeri atas nama Donald Trump. Orang-orang yang memahami kesaksiannya mengatakan Fiona Hill memberitahu DPR bahwa John Bolton dan pejabat keamanan lainnya dalam pemerintahan Trump merasa terganggu dengan upaya Rudy Giuliani di Ukraina. John Bolton dilaporkan mengatakan ia tidak ikut dalam “komplotan gelap” yang melibat Rudy Giuliani dan Kepala Staf Gedung Putih Nick Mulvaney.
Source: Suara Pembaruan October 16, 2019 08:37 UTC