Namun masih banyak kendala diantaranya siswa yang belum mempunya gawai, kuota internet yang terbatas, susah sinyal, dan orang tua yang masih gagap terhadap teknologi. Selama PJJ, Ia kesulitan dalam belajar secara daring karena kuota pulsa yang dimiliki sangat terbatas, sedangkan bantuan dari sekolahnya pun tidak pernah didapatkan. "Saya sering terkendala saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, seringkali saya terhenti saat pertemuan secara virtual karena kuota internet habis. Karena itu, untuk meringankan sedikit beban anak-anak tersebut Rumah Zakat pun memberikan bantuan berupa kuota internet gratis untuk mendukung kegiatan belajar secara daring. "Terima kasih Rumah Zakat telah memberikan kuota internet, in syaa Allah bisa mengikuti pembelajaran secara daring untuk sebulan ke depan," ungkap Afu.
Source: Republika August 27, 2020 01:30 UTC