Berdasarkan jakarta Interbank Dollar Rate kurs menyentuh level Rp 14.655 per dolar AS pada Jumat, 24 Agustus 2018. Chief Economist Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih menceritakan bahwa kondisi rupiah menyentuh kisaran Rp 14.650 per dolar AS juga pernah terjadi pada September 2015. Kala itu, rupiah melemah lebih banyak dipicu faktor-faktor dalam negeri. Pelemahan rupiah hingga ke level Rp 14.655 per dolar AS pada Jumat lalu, menurut Lana, dipicu oleh pertemuan bank sentral di AS. Ia berharap BI bisa menjaga rupiah agar bertahan di bawah level Rp 14.800 hingga akhir tahun 2018.
Source: Koran Tempo August 26, 2018 12:56 UTC