Sejumlah warga yang tinggal di sekitar Jalan Karya khususnya di sekitar Masjid Almakhsum merusak beberapa tempat ibadah seperti Vihara di beberapa tempat di Tanjung Balai. Karena saat itu suasana agak memanas, M dan suaminya diamankan ke Polsek Tanjung Balai Selatan," kata dia. Menurut versi kepolisian, awal kerusuhan bermula dari seorang perempuan berinisial M warga Jalan Karya Tanjung Balai Selatan menegur nazir Masjid Almakhsum untuk mengecilkan suara dari perangkat loudspeaker masjid. Vihara dilempari batu," kata diaSelanjutnya massa bergerak dan merusak sejumlah tempat ibadah di Pantai Amor yaitu vihara dan 3 klenteng. Adapun lokasi kerusuhan Tanjung Balai yang lain seperti:- Jalan KS Tubun, sejumlah barang yang ada di dalam satu Klenteng dan sebuah bangunan milik Yayasan Putra Esa di Jl Nuri dirusak.
Source: Koran Tempo July 30, 2016 09:45 UTC