Terkait hal itu, Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri menggelar lomba media pembelajaran Board Games (permainan papan simulasi). Ia menyebutkan, peserta yang ikut harus berstatus guru aktif mengajar di SIT Nurul Fikri. Mengapa dipilih board games, kata Nita, dengan menggunakan media board games akan membuat ingatan siswa untuk materi lebih bermakna dan permanen. Nita berharap dengan adanya lomba ini membuka wawasan dan paradigma guru SIT Nurul Fikri untuk menyamakan persepesi bahwa betapa pentingnya menggunakan media pembelajaran dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM). "Dengan adanya kegiatan seperti di SIT Nurul Fikri ini maka tujuannya sama dan bisa jadi satu.
Source: Republika October 12, 2018 12:45 UTC