MOSCOW, KOMPAS.com - Wakil Perdana Menteri Rusia, Dmitry Rogozin, menyatakan satelit senilai 2,6 miliar rubel atau setara dengan Rp 610,9 miliar gagal diluncurkan pada bulan lalu karena kesalahan program. Dilansir dari VOA, Rabu (27/12/2017), badan antariksa Rusia, Roscosmos, bulan lalu telah kehilangan kontak dengan satelit cuaca bernama Meteor-M yang baru diluncurkan, setelah diluncurkan dari kosmodrom baru Rusia, Vostochny. Roket yang membawa satelit telah diprogram dengan koordinat yang salah. Roket telah diluncurkan dengan koordinat dari kosmodrom yang berbeda, di Baikonur, yang disewa Rusia dari Kazakhstan. Vostochny terletak di hutan taiga yang lebat di wilayah Amur, merupakan lokasi peluncuran roket sipil pertama di Rusia.
Source: Kompas December 28, 2017 07:06 UTC