JawaPos.com – Setelah dikritik melempem dalam menghadapi Tiongkok, Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan membuka kesempatan untuk menghelat latihan militer bersama Tiongkok. ”Tidak perlu membahas (sengketa LCS, Red) itu dalam forum diplomatik seperti ini,” ujar Duterte seperti disampaikan salah seorang diplomat Filipina. Namun, diplomat Tiongkok yang bertugas di Kota Manila sangat aktif mendekati Duterte dan memberikan pemahaman tentang sengketa LCS dari sudut pandang mereka. Ide latihan militer bersama Tiongkok tersebut dikatakan Duterte usai mengunjungi kapal Angkatan Laut Tiongkok yang sedang berlabuh di kota kelahirannya, Davao, Filipina. Pemimpin 72 tahun tersebut sama sekali tidak mengkritik keserakahan Tiongkok di LCS dalam forum ASEAN.
Source: Jawa Pos May 02, 2017 22:52 UTC