Bapak SBY yang kita hormati seolah lupa, ia hidup di zaman apa. Entah ulama, presiden, atau tokoh bangsa sekali pun, tetap sama nilainya di hadapan mereka: yang masuk kategori "orang pintar baru." Peradaban manusia sontak beralih ke dunia antah berantah yang tak terbayangkan. Lantas muncullah segolongan manusia baru yang gemar mematut diri dalam semua akun media sosial yang mereka miliki. Bangsa Indonesia yang masyarakatnya gemar mengobrolkan apa saja, mudah sekali tersulut berita tipu yang sering menggelinding di media sosial sekelas Facebook.
Source: Kompas February 14, 2017 07:52 UTC