Dua polisi dan seorang perempuan warga sipil tewas dalam serangan itu. Jum'at, 08 Juli 2016 | 02:11 WIBAparat kepolisian Bangladesh membentangkan garis polisi usai terjadinya serangan oleh kelompok bersenjata di sebuah cafe di Dhaka, Bangladesh, 1 Juli 2016. Salah satu pelaku ditembak mati, dan empat tersangka lain ditahan setelah bom tangan dilemparkan ke pos polisi di luar lapangan tempat berlangsungnya salat. (AP Photo)TEMPO.CO, Dhaka - Sekelompok militan bersenjata pedang dan bom tangan menyerang pos pemeriksaan polisi di saat banyak warga menunaikan ibadah Salat Ied di Kishoreganj, sekitar 140 kilometer dari ibu kota Dhaka, Bangladesh, Kamis, 7 Juli 2016. Ulama yang memimpin ibadah di Kishoreganj, Maolana Farid Uddin Masuod, terkenal sangat keras mengecam serangan yang dilakukan ekstremis Islam.� Dia pun mengutuk keras serangan Idul Fitri itu.
Source: Koran Tempo July 07, 2016 19:07 UTC