Jakarta, Beritasatu.com - Akademisi Ade Armando mengaku kerap mendapatkan serangan dan ancaman di media sosial, setelah dirinya dilaporkan Fahira Idris terkait unggahan gambar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mirip badut atau Joker. "Ada serangan terhadap saya setiap hari di medsos saya, itu yang memaki-maki sampai mengancam, itu puluhan lah paling tidak. Ade menilai, ada sebuah gerakan terencana untuk membungkam dirinya karena mengkritisi soal anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Jadi saya rasa ini ada sebuah gerakan terencana untuk menghabisi saya. Menyoal apakah akan melaporkan orang-orang yang mengancam, Ade mengatakan, tidak perlu.
Source: Suara Pembaruan November 08, 2019 15:51 UTC