Menurut dia bila dibandingkan dengan negara lain di kawasan ASEAN dan Asia, jumlah mahasiswa sains dan teknik di Indonesia adalah yang paling sedikit. "Dari seluruh mahasiwa di Indonesia, hanya 15 persen yang menuntut ilmu di bidang sains dan teknik. Sudah jadi rahasia umum, mata pelajaran tersebut merupakan momok menakutkan bagi anak-anak Indonesia mulai dari bangku sekolah dasar hingga menegah atas. Ini diperlukan untuk mempermudah anak didik dalam menyerap materi pelajaran terutama kepada mata pelajaran yang ditakuti. Dengan KBN seperti itu diharapkan matematika dan sains pun bukan lagi pelajaran yang ditakuti malah akan digemari siswa.
Source: Kompas April 03, 2018 01:41 UTC