KOMPAS.com - Jejak genetika yang ditinggalkan nenek moyang dalam setiap sel orang Indonesia membuktikan mereka adalah pendatang. Disampaikan berulang-ulang oleh sang nenek, kata Champa — kini berada di wilayah Vietnam — akhirnya menjadi akrab dan menetap di benaknya. Melalui uji atau tes DNA, Sarie seperti terhubung kembali dengan nenek moyangnya sekaligus membuka "file tersembunyi" yang selama ini tak diketahuinya tentang siapa dirinya — juga kebenaran cerita sang nenek tentang Champa. "Ternyata sesuai banget dengan cerita nenek dulu," ujar Sarie, kelahiran 1977, usai membaca hasil uji DNA-nya. Latar belakang genetik Sarie memperlihatkan bahwa di dalam tubuhnya mengalir jejak moyang berbeda, yaitu dari Asia Tenggara (93,7 persen) dan Asia Timur (6,25 persen).
Source: Kompas August 15, 2021 09:56 UTC