REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Singapura menghentikan hubungan perdagangan dengan Korea Utara. Langkah tersebut terjadi sekitar dua bulan setelah Amerika Serikat memberlakukan sanksi terkait Korut pada sejumlah perusahaan dan pribadi, termasuk dua kelompok bermarkas di Singapura. Sementara Filipina, mitra dagang terbesar kelima Pyongyang, menghentikan perdagangan dengan Korut pada September untuk memenuhi resolusi PBB. Pyongyang mempertahankan kehadiran diplomatiknya di Singapura, dengan sebuah kedutaan di distrik keuangannya. Pada September, Singapura mengeluarkan sebuah peringatan perjalanan yang mendesak warga untuk menghindari semua perjalanan yang tidak penting ke Korut.
Source: Republika November 16, 2017 12:22 UTC