REPUBLIKA.CO.ID, DEARBORN- - Sejak hasil pemilu AS pekan lalu, serangan verbal dan fisik terus terjadi di Amerika. Serangan menargetkan siswa sekolah-sekolah Amerika dan kampus-kampus. Akibat peningkatan kejahatan rasial ini, mahasiswa di kota-kota di seluruh Amerika Serikat berinisiatif melakukan aksi damai untuk mempromosikan persatuan dan memprotes retorika presiden terpilih AS terhadap kelompok agama dan etnis yang berbeda. Namun pernyataan kontroversial Donald Trump ini telah hilang dari situs kampanyenya, Kamis (10/11). Sementara itu, di San Jose State University, seorang wanita muslim dipaksa untuk melepaskan jilbabnya oleh seorang laki-laki.
Source: Republika November 17, 2016 15:27 UTC