"Ada upaya-upaya pihak tertentu mengaburkan fakta bahwa Amel bunuh diri bukan karena diintimidasi gurunya, tetapi masalah pacaran dan masalah keluarga. Sementara warga sekitar dan teman-teman Amel tahu bahwa Amel tidak punya pacar," kata Retno Listyarti, kepada Republika.co.id, Kamis (13/4). FSGI menyayangkan bantahan Kadisdik Sumatera Utara atas latar belakang tewasnya Amelya Nasution, yang menyebut tewasnya Amel tidak berkaitan dengan intimidasi guru dalam kasus kebocoran soal USBN. Retno menegaskan, Amel sudah tidak bisa mengikuti UNBK, karena saat UNBK berlangsung Amel sedang dirawat di RSUD Padang Sidempuan. Amel sudah meninggal dunia jauh sebelum ujian susulan tersebut dilaksanakan.
Source: Republika April 13, 2017 02:15 UTC