Rupanya ada masalah dengan guru di sekolah,” ujar Nia kepada Kompas.com, Kamis (12/10/2017). Orangtua korban yang berada di rumah sakit berharap anak sulung mereka dari tiga bersaudara, bisa pulih secepatnya dan kembali bersekolah. Menurut AM, kelakuan siswa yang terkesan mengolok-olok dinilai sudah melewati batas sehingga akhirnya diberi peringatan dengan mendatangi korban di luar kelas. AM mengaku sudah mengajar selama hampir 20 tahun yang 5 tahun terakhir bertugas di SMP 10 Pangkal Pinang. “Kami berkunjung ke rumah sakit dan sekolah untuk mengetahui kejadian sebenarnya.
Source: Kompas October 12, 2017 11:15 UTC