Mayat Auzia yang dalam kondisi tubuh terpotong-potong itu ditemukan setelah polisi menangkap MS, seorang siswa SMA Negeri di Kota Bengkulu yang merupakan pacar pelaku. Baca juga: Mutilasi dan Pembunuhan di Bengkalis Berlatar Bisnis NarkobaMenurutnya, pelaku MS mengakui menghabisi nyawa pacarnya pada Kamis sore 1 Februari 2018. “Dari bukti itulah kami menetapkan pelaku MS sebagai tersangka dan sekarang ini masih kami lakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,” jelasnya. Selang beberapa hari kemudian motor korban ditemukan di sekitar lapangan Golf kota Bengkulu. Keluarga korban dan pihak sekolah selama satu minggu terakhir melakukan pencarian terhadap korban, namun nihil dan kemudian ditemukan pada hari ini dalam kondisi tak lagi bernyawa.
Source: Koran Tempo February 07, 2018 12:45 UTC