Temuan DNA babi pada produk suplemen saat pengawasan setelah pemasaran produk. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan pihaknya percaya pada produsen untuk mempercepat pemberian izin edar suatu produk, termasuk pada Viostin DS dan Enzyplex Tablet yang terbukti mengandung DNA babi. Informasi tentang suplemen makanan yang mengandung DNA babi menjadi perhatian masyarakat setelah salah satu pegawai BPOM menyebarluaskannya. Penny mengatakan, Viostin DS dan Enzyplex Tablet yang terbukti mengandung DNA babi sudah mulai ditarik dari pasaran sejak November 2017. Sebelumnya, BPOM menyatakan suplemen makanan Viostin DS produksi PT Pharos Indonesia dan Enzyplex tablet produksi PT Medifarma Laboratories terbukti positif mengandung DNA babi.
Source: Republika February 05, 2018 19:52 UTC