Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin (tengah) memimpin doa bersama didampingi istri Wuri Estu Handayani Ma'ruf Amin (ketiga kanan) beserta keluarga besar sebelum mengikuti upacara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019. ANTARA FOTO/Nova WahyudiTEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai pengisian kembali jabatan wakil panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) memang diperlukan, mengingat tugas dan tanggung jawab panglima semakin luas dan berat. Terkait kritik efisiensi terhadap rencana tersebut, Wapres Ma'ruf menilai jabatan wakil panglima TNI bisa saja dibuat untuk efektivitas tugas-tugas TNI dalam menjaga ketahanan dan keamanan negara. Terkait munculnya nama Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Andika Perkasa sebagai calon wakil panglima TNI, Wapres Ma'ruf mengaku belum mengetahui adanya rencana tersebut. Presiden Joko Widodo mengaktifkan kembali posisi wakil panglima TNI melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia.
Source: Koran Tempo November 08, 2019 07:38 UTC