Sperma tikus yang terpapar radiasi kosmik menghasilkan anak tikus yang tidak cacat. REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO — Peneliti dari Jepang menemukan sperma tikus yang terpapar radiasi kosmik tingkat tinggi selama hampir enam tahun ternyata dapat menghasilkan anak tikus yang bebas dari cacat. Setelah dibawa kembali ke Bumi dan direhidrasi, sperma tersebut menghasilkan kelahiran 168 anak tikus yang bebas dari cacat genetik. Ahli biologi perkembangan dan penulis utama Teruhiko Wakayama mengatakan bahwa ada sedikit perbedaan antara tikus yang dibuahi oleh sperma luar angkasa dan sperma yang tetap berada di planet manusia ini. Ketika tikus luar angkasa mencapai usia dewasa, mereka dikawinkan secara acak dan generasi berikutnya juga tampak normal.
Source: Republika June 14, 2021 06:33 UTC