KOMPAS.com - Studi epidemiologis mengungkapkan bahwa jumlah orang yang membawa dan dapat menularkan virus corona, namun tetap tidak menunjukkan gejala, bisa lebih besar dari yang diperkirakan. Ketika virus corona diidentifikasi pada awal tahun ini, banyak pejabat kesehatan masyarakat gagal menjelaskan ancaman yang ditimbulkan oleh penularan orang-orang tanpa gejala ( OTG) ini. Baca juga: Merasa Sehat, 2 OTG Positif Corona Malah Jalan-jalan di Lingkungan RS, Ini AkibatnyaAkibatnya, pengujian diagnostik skala besar yang diperlukan untuk kasus Covid-19 asimptomatik menjadi terlambat. "Sejak itu, banyak negara telah melaporkan kasus tanpa gejala, tetapi dapat menularkan virus," lanjut Keevil. Setelah dites positif, ia tetap tidak menunjukkan gejala selama 21 hari masa inkubasi.
Source: Kompas June 01, 2020 05:29 UTC