JawaPos.com - Terungkapnya suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C yang menyeret mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar memantik perhatian DPR. Menurutnya, ini menjadi peringatan bagi semua direktur BUMN untuk tidak main-main dalam proses pengadaan pesawat. Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah lima lokasi terkait kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia (Persero) tahun 2005-2014. Dalam kasus ini, KPK menetapkan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan Beneficial Owner Connaught International Pte. Rolls-Royce Menyuap Puluhan Miliaran Demi Amankan Tender Garuda Indonesia Kamis, 19 Jan 2017 17:47
Source: Jawa Pos January 20, 2017 03:12 UTC