JAKARTA, KOMPAS.com - Elektabilitas Partai Golkar disalip oleh Partai Gerindra. Hasil ini berdasarkan survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia pada 1-14 November 2017. (baca: Survei Poltracking: Elektabilitas Gerindra Salip Golkar)Ardian menilai, hasil survei ini jelas bentuk ancaman bagi Golkar. Rapat Pleno DPP Partai Golkar sebelumnya memutuskan memilih Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar menggantikan Setya Novanto. Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid menyatakan, sejak berstatus terdakwa kasus korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto dinonaktifkan sebagai Ketua Umum Golkar.
Source: Kompas December 14, 2017 08:37 UTC