REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dinilai masih sangat diperlukan untuk membantu penuntasan kasus Novel Baswedan. Untuk mempercepat penyelesaian dan menjaga independensi, presiden diusulkan untuk memimpin TGPF kasus Novel ini. Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai informasi terkait dugaan aktor dan motif dibelakang penyerangan air keras Novel Baswedan perlu disampaikan dalam tim TGPF. Terkait dengan adanya pihak yang diduga menjadi aktor dan latar belakang penyerangan, menurutnya adalah tugas pihak kepolisian untuk melakukan penyidikan dan pembuktian. Dan niat baik Novel untuk diperiksa dan dibuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP), tidak justru memojokkan Novel "Oleh sebab itu, kami berharap upaya memojokkan Novel dituduh menghambat proses penyidikan, dan berujung kriminalisasi tidak dilakukan oleh pihak kepolisian," terangnya.
Source: Republika August 14, 2017 08:48 UTC