Sebab hingga kini mahasiswi asal Nunukan itu masih terbaring di salah satu rumah sakit di Tiongkok. Azroy Bahri, rekan Yakomina kuliah di Tiongkok menjelaskan, Yakomina menderita TBC, pneumonia, dan infeksi paru-paru. Ia menceritakan, pada 3 April 2019 Yakomina meminta izin kepada teman kelasnya untuk dipulangkan. Selain itu, penyakit Yakomina adalah penyakit menular sehingga tidak bisa bepergian dengan menggunakan pesawat. Sebelumnya sebanyak 25 orang membantu menjaga Yakomina, namun saat ini tersisa 10 orang yang masih tetap kuat untuk menjaga Yakomina secara bergilir pagi dan malam.
Source: Jawa Pos May 30, 2019 16:41 UTC