REPUBLIKA.CO.ID, POSO -- Wakil Bupati Poso Syamsuri menyatakan takmir masjid di wilayahnya harus dapat memahami dan megenali gejala-gejala terorisme yang dapat meruskan keamanan dan kedamaian di daerah tersebut. "Masjid kita itu rawan, siapa pun bisa masuk, oleh karena itu takmir masjid harus benar-benar mengenali seperti apa gejala terorisme," kata Samsuri di sela-sela dialog pencegahan terorisme di Kabupaten Poso, Kamis (24/8). Bagi Samsuri, pelibatan takmir masjid dalam pencegahan paham radikalisme dan terorisme sangatlah tepat, karena masjid sebagai salah satu wadah untuk beribadah, perlu dijaga dan mendapatkan perhatian khusus. Takmir masjid yang sudah mendapatkan bekal ilmu dan informasi, diharapkan ke depannya dapat proaktif ikut dalam pencegahan terorisme. Karena keterlibatan takmir masjid merupakan wujud nyata keikutsertaan dalam pencegahan terorisme.
Source: Republika August 25, 2017 03:22 UTC