Hal ini disampaikan Direktur Riset Setara Institut Halili dalam diskusi bertajuk Pemajuan Toleransi di Daerah: Input untuk Menag dan Mendagri di Jakarta, Ahad 24 November 2019. Salah satu upaya pemajuan toleransi dan penanganan radikalisme itu diantaranya adalah memperkuat aktor-aktor strategis, seperti FKUB. Untuk itu, Setara dan FKUB meminta Menag dan Mendagri memberi perhatian khusus kepada FKUB. Peningkatan kekuatan hukum yang mengatur kelembagaan FKUB, dikatakan Halili, lebih sejalan dengan agenda prioritas pemerintah tentang pemajuan toleransi dan penanganan radikalisme. Keempat, Menag dan Mendagri perlu memberikan dukungan pendanaan yang memadai, layak dan berkelanjutan untuk mengoptimalkan peranan FKUB dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Source: Koran Tempo November 24, 2019 11:03 UTC