TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjawab isu reshuffle atau pergantian menteri yang belakangan santer mencuat di masyarakat. Menanggapi isu reshuffle kabinet ini, Erick Thohir menegaskan bahwa sebagai menteri, dirinya harus siap menerima segala risiko. Di samping itu, menurut Erick Thohir, evaluasi menteri sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden. Bulan lalu, Jokowi marah dan memberi peringatan keras kepada jajaran menteri dalam rapat kabinet saat membahas penanganan wabah corona. Ia bahkan berujar tak segan mengambil langkah luar biasa, termasuk merombak atau reshuffle kabinet.
Source: Koran Tempo July 11, 2020 11:48 UTC