TEMPO/Tony HartawanTEMPO.CO, Jakarta - Di tengah perekonomian yang stagnan akibat ekonomi global yang melambat, target perpajakan 2020 dinilai terlampau optimistis. Selain masih rendah, realisasi kepatuhan formal WP juga di bawah ekspektasi pemerintah yang mematok target di angka 85 persen. Merujuk pada Nota Keuangan RAPBN 2020, kata Yustinus, tingkat risiko tidak tercapainya target penerimaan perpajakan masih termasuk dalam kategori sangat mungkin. Beberapa risiko yang teridentifikasi dan dapat menimbulkan tidak tercapainya target penerimaan perpajakan antara lain lemahnya kepatuhan WP dan dinamika perubahan sistem perpajakan yang dapat menimbulkan ketidakpastian jangka pendek. Rendahnya tax buoyancy juga dinilai dapat menekan realisasi penerimaan pajak.
Source: Koran Tempo October 28, 2019 03:00 UTC