REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Direktur PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Mohamad Feriadi menyatakan tarif pengiriman JNE akan dinaikkan. Hal ini lantaran telah terjadi kenaikan biaya operasional yang berasal dari harga bahan bakar dan pelemahan nilai tukar rupiah. JK mengatakan, maskapai menggunakan dolar AS untuk biaya operasional seperti pembayaran pesawat dan pembelian avtur. Dia menyampaikan, penyesuaian tarif diperlukan agar kondisi keuangan maskapai tetap terjaga. Dia menekankan, apabila maskapai mengalami kerugian terus-menerus dan bangkrut tarif tiket pesawat justru bisa menjadi lebih tinggi karena akan terjadi monopoli.
Source: Republika January 14, 2019 13:07 UTC