Swift merekam ulang album terkait kontrak dengan labelnya sudah habis bulan ini. Langkah itu ia pertimbangkan mengingat kontraknya dengan label Big Machine Records akan habis November ini. Wacana cetak ulang tersebut juga diketahui sebagai keberatan Swift atas Braun dan Big Machine. Khususnya mengenai legalitas industri musik dan rekaman master dari enam albumnya yang dirilis dengan Big Machine sejak 2006 lalu. "Sejujurnya saya terkejut dan kecewa mendengar bahwa kehadiran saya dalam kesepakatan Big Machine membuat Anda sangat kesakitan karena beberapa kali kita benar-benar bertemu, saya selalu mengingat mereka.
Source: Republika November 03, 2020 09:11 UTC