Istilah Quantum Entanglement pertama kali dikenalkan Einstein dalam sebuah paper yang ditulisnya sebagai bentuk kekecewaannya pada hasil Konferensi Solvay tahun 1927. Konferensi Solvay kelima merupakan konferensi paling bersejarah dalam fisika karena 29 ilmuwan kuantum - setengah dari peserta yang datang mendapatkan penghargaan Nobel - membahas mengenai teori kuantum yang sangat berbeda dengan fisika klasik. Untuk memahami Quantum Entanglement dengan lebih mudah, bayangkan dua buah partikel atau sebut saja dua bola dengan jarak yang amat jauh tetap dapat terhubung secara inheren. Pada tahun 1964 seorang fisikawan bernama John Bell mengeluarkan sebuah jurnal yang menjelaskan bahwa anggapan Einstein tentang Quantum Entanglement dapat dibuktikan secara matematis. ZAHRANI JATI HIDAYAH | NOBEL PRIZEBaca:Tiga Ilmuwan Kuantum Raih Penghargaan Nobel Fisika 2022Selalu update info terkini.
Source: Koran Tempo October 06, 2022 16:52 UTC