AntaraTEMPO.CO, Boyolali - Wakil Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Saleh Partaonan Daulay meminta pemerintah melobi otoritas Arab Saudi agar bersedia memberi tambahan kuota petugas kesehatan haji asal Indonesia. Jumlah dokter yang ditugaskan mengawal jemaah haji Indonesia di Arab Saudi hanya 384. Sebagai gantinya, pemerintah Arab Saudi membuka akses fasilitas pelayanan kesehatannya untuk seluruh jemaah haji yang membutuhkan perawatan. Menurut Koordinator Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo Arqu Aminuzzab, dokter Arab Saudi kerap mengeluhkan longgarnya syarat kesehatan bagi jemaah haji asal Indonesia. Karena banyak yang status kesehatannya berisiko tinggi, jemaah haji asal Indonesia selama ini mendominasi fasilitas kesehatan di Arab Saudi.
Source: Koran Tempo August 26, 2016 07:07 UTC