LUCKNOW, KOMPAS.com - Sebanyak 500.000 orang murid Kelas 10 dan 12 dilaporkan didiskualifikasi pada dua hari pertama penyelenggaraan ujian di Negara Bagian Uttar Pradesh, India. Baca juga : Demi Bayar Maskawin, Pria di India Curi Ginjal IstrinyaKebanyakan, siswa yang dikeluarkan karena menyontek berasal dari mata pelajaran bahasa Hindi, dan Sains Terapan. "Kami memastikan tidak ada siswa yang menyontek, atau meniru siswa lainnya," tegas Sharma yang juga bertindak sebagai ketua bidang pendidikan. Sharma menjelaskan, berbagai cara dilakukan pemerintah agar menangkal siswa yang curang. Kemudian, secara rahasia, sekolah juga memasang kamera pengawas di setiap kelas, dan meminta bantuan polisi berjaga di sekolah.
Source: Kompas February 08, 2018 14:37 UTC