Ribuan siswa tampak antusias mengikuti sosialisasi uang rupiah baru di kompleks Islamic Center Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, kemarin. Ketua Panitia Asrori, menuturkan, sosialisasi tersebut untuk mengenalkan uang rupiah baru kepada para guru dan siswa setempat. Asisten Manager BI Tegal, Bambang Anggoro, mengakui, masih banyaknya masyarakat yang belum sepenuhnya memahami dan mengetahui spesimen serta karakteristik rupiah baru. Sehingga masih banyak masyarakat yang lebih memilih bertransaksi dengan rupiah lama. Tapi kalau di wilayah Tegal-Pekalongan, alhamdulilah sudah banyak masyarakat yang mengenal uang baru ini," kata dia.
Source: Jawa Pos March 04, 2017 08:14 UTC