TEMPO.CO, PADANG -Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo mengklaim dengan memiliki sekitar 47.000 media massa terdiri dari media cetak, radio, televisi dan media online, Indonesia memiliki media masa paling banyak di dunia. Namun, dari jumlah media itu masih banyak yang asal saja, tidak memenuhi syarat sebagai media tetapi tetap eksis karena dibantu APBD. Selain itu, wartawannya juga tidak semua memiliki kompetensi karena tidak memiliki pengetahuan jurnalistik, tidak pula pernah mengikuti pelatihan jurnalistik. Yosep lalu mengimbau kebebasan pers yang dinikmati saat ini tidak dijadikan kesempatan untuk membuat berita bohong atau hoaks, di antaranya dengan meningkatkan kemampuan wartawan dan verifikasi media massa. Yosep juga mengingatkan dalam tahun politik, media massa di Indonesia tetap menjaga objektivitas dan netralitas, tidak terjebak kepentingan politik.
Source: Koran Tempo February 09, 2018 22:18 UTC