Sementara untuk Kota Surabaya, vaksinasi pertama dilakukan di halaman Balai Kota Surabaya pada Jumat (15/1). Dari vaksinasi yang dilakukan untuk Forkopimda masing-masing wilayah itu, JawaPos.com mencatat bahwa terdapat tiga penerima yang sempat tidak lolos skrining. Usai mendapatkan vaksin, Febria mengatakan bahwa penerima vaksin harus menjalani observasi terlebih dulu. Setelah itu, kondisi seluruh penerima vaksin akan terus dipantau melalui aplikasi. “Lewat aplikasi tersebut, penerima vaksin harus melaporkan kondisinya sekaligus bertanya bila ada hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Source: Jawa Pos January 15, 2021 10:07 UTC