TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris tim pemenangan pasangan Calon Gunermur DKI Jakarta Anies Basqedan-Sandiaga Uno, Syarif menolak penetapan daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Alasannya, berdasarkan data yang dihimpun olehtim, ditemukan sebanyak 153.000 data invalid masuk ke dalam DPT putaran kedua tingkat kota dan kabupaten. Baca Juga: 2 Alasan Anies-Sandi Absen di Acara Debat di Rosi Kompas TV ...Selain itu, menurut Syarif, tim menemukan ratusan surat keterangan yang diduga palsu. Sebelumnya, DPR Pilkada DKI Jakarta putaran kedua bertambah 109 ribu pemilih dibandingkan dengan pemilihan putaran pertama Februari lalu. Simak Pula: Djarot: Kami Akan Rebut Suara Anies-Sandi"Setelah direkapitulasi, data pemilih tetap pemilu putaran kedua berjumlah 7.218.254 pemilih yang tersebar di 13.034 TPS," kata Sidik di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 6 April 2017.
Source: Koran Tempo April 06, 2017 17:15 UTC