JawaPos.com – Diam-diam ternyata Tiongkok mendekati Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) agar vaksin Covid-19 mereka segera disetujui. Padahal uji klinis belum sepenuhnya selesai, yang meningkatkan kekhawatiran keamanan di antara para ahli. Prosedur pencatatan penggunaan darurat WHO memungkinkan penilaian terhadap vaksin dan perawatan yang tidak berlisensi untuk mempercepat ketersediaannya dalam keadaan darurat kesehatan masyarakat. Tiongkok memiliki setidaknya 4 vaksin eksperimental dalam tahap akhir uji klinis. Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan bulan lalu bahwa dia akan memprioritaskan Tiongkok dan Rusia dalam belanja global negaranya untuk vaksin.
Source: Jawa Pos October 07, 2020 02:47 UTC