REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY -- Salah satu tokoh antivaksin terkenal di dunia, Kent Heckenlively, ditolak masuk ke Australia dengan alasan pandangannya yang "berbahaya". Menteri Imigrasi Peter Dutton mengambil keputusan menolak Heckenlively masuk ke negara ini dengan alasan pandangannya tidak diterima di Australia. Dua tokoh anti vaksin lainnya, Polly Tommey dan Suzanne Humphries, juga dikabarkan telah dilarang kembali ke Australia setelah mempertontonkan film kontroversial Vaxxed: From Cover-Up to Catastrophe. Secara nasional tingkat imunisasi di Australia mencapai 93 persen, namun bisa mencapai hanya 60 persen di sejumlah daerah. Diterbitkan Kamis 31 Agustus 2017 dari artikel ABC Australia di sini.
Source: Republika August 31, 2017 15:11 UTC