MBAY, KOMPAS.com - Etu atau tinju tradisional jadi salah satu pionir pariwisata Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Pusat tradisi Etu di Nagekeo adalah Kampung Lembah Wulu, Kecamatan Maupongo. "Jikalau di Kampung Lembah Wulu tidak melaksanakan ritual Etu, maka seluruh kampung di Kabupaten Nagekeo tidak melaksanakan Etu," kata Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco, Minggu (2/3/2020). Baca juga: Ini Tradisi Etu, Tinju Adat Khas Nagekeo dan Ngada...Johanes menjelaskan, pengembangan Pariwisata di Kabupaten Nagekeo sejalan dengan kalender tradisi Etu yang dilaksanakan sepanjang tahun sesuai kalender pertanian Nagekeo. Secara turun temurun, tradisi Etu dimulai dari Kampung Lembah Wulu, diikuti oleh Kampung lain di seluruh dari bagian selatan Nagekeo dan berakhir pada Desember di bagian utara Nagekeo.
Source: Kompas March 05, 2020 04:30 UTC