Bogor, KOMPAS.com – Kementerian BUMN mencatat jumlah perusahaan yang rugi pada akhir kuartal I 2017 mencapai 25 BUMN, dengan nilai kerugian mencapai Rp 3 triliun. Sekretaris Kementerian BUMN Imam A. Putro mengatakan salah satu BUMN yang menyumbang kerugian terbesar adalah Perum Bulog. Perusahaan ini pada tiga bulan pertama tahun ini mencatatkan kerugian Rp 903 miliar. Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno menjelaskan untuk mengatasi kerugian yang diderita oleh sejumlah BUMN tersebut, cara yang dilakukan adalah melalui sinergi. Sepanjang tahun 2016, terdapat 22 BUMN yang rugi, dengan jumlah kerugian mencapai Rp 5,6 triliun.
Source: Kompas April 28, 2017 15:00 UTC