REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump, angkat suara untuk menyampaikan simpati terhadap kelompok-kelompok minoritas. “Saya sangat prihatin mendengarnya (kekerasan terhadap minoritas),” kata Trump saat diwawancarai wartawan CBS, seperti dikutip CNN, Senin (14/11). Pria 70 tahun itu juga membenarkan bahwa kaum Muslim di AS termasuk yang mengalami perlakuan tidak patut. Dalam catatan CNN, masa kampanye pemilihan presiden (pilpres) AS 2016 termasuk yang paling berpotensi memecah belah bangsa. Di sisi lain, aksi massa yang menolak kepemimpinan Donald Trump terus dilakukan di sejumlah kota besar Negeri Paman Sam.
Source: Republika November 14, 2016 04:59 UTC