Dua ruas utama di Kota Pahlawan itu ditutup karena dijadikan kawasan percontohan social distancing atau physical distancing. ’’Untuk mengingatkan masyarakat bahwa pandemi virus korona ini masalah serius,” ujar Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra. Lulusan Akpol 2002 tersebut menjelaskan, dua jalan tersebut terpilih sebagai lokasi percontohan social distancing karena beberapa pertimbangan. ’’Situasional, bergantung perkembangan persebaran virus korona ke depan seperti apa,” ungkapnya. Dengan begitu, peluang persebaran virus korona bisa ditekan.
Source: Jawa Pos March 28, 2020 13:18 UTC