Twitter beralasan akun tersebut ‘melanggar aturan kami dalam mengunggah media yang menggambarkan momen kematian seseorang’ - Anadolu AgencyREPUBLIKA.CO.ID, SRINAGAR - Akun Twitter majalah multimedia KashmirWalla ditutup oleh Twitter setelah mencuit salah satu ceritanya pada Agustus tentang serangan polisi regional terhadap prosesi yang dilakukan para pelayat Syiah, kata pemiliknya, Jumat. Cerita itu diunggah ulang pada Kamis, tetapi kemudian dianggap melanggar kebijakan Twitter. "Itu melanggar aturan kami yang melarang mengunggah media yang menggambarkan momen kematian seseorang," menurut Twitter. Shah mengatakan meski telah menjelaskan dan memohon kepada Twitter untuk memulihkan akun tersebut, namun permintaan tersebut belum dijawab. Pada 2019 Twitter dinilai menekan kebebasan berekspresi di wilayah Kashmir setelah sebuah studi oleh pengawas media, Committee to Protect Journalists, mengungkapkan bahwa hampir 1 juta tweet telah dihapus sejak 2017.
Source: Republika January 02, 2021 17:59 UTC